Panen Cengkeh Berkurang - Kompas.com

Panen Cengkeh Berkurang

Kompas.com - 07/01/2011, 03:43 WIB

SAPARUA, KOMPAS - Panen cengkeh di Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, berkurang dalam 10 tahun ini. Jika sebelumnya petani dapat memanen cengkeh setahun sekali, 10 tahun ini hanya bisa memanen cengkeh tiga tahun hingga lima tahun sekali.

David Ayels (50), seorang petani di Negeri Saparua, Kecamatan Saparua, Kamis (6/1), menduga bergesernya masa panen raya cengkeh disebabkan cuaca yang tidak menentu.

Petani lainnya, Karel Kesaulya (40), menambahkan, selain faktor cuaca, penyebab lainnya adalah usia pohon cengkeh yang sudah puluhan tahun sehingga tidak produktif lagi. Kondisi itu diperparah lagi dengan perawatan pohon yang kurang baik.

”Petani berpikir tidak perlu merawat pohon, karena tetap dapat dipanen meski tiga tahun sampai lima tahun sekali. Biaya lebih besar memang harus dikeluarkan untuk merawat pohon, sehingga mereka khawatir biaya itu tidak sebanding dengan pendapatan saat panen,” ujar Karel.

Pada musim panen kali ini, setelah lima tahun tanaman cengkehnya tidak berbuah, Karel menuai hasil panen sekitar 100 kilogram (kg). Dengan harga jual cengkeh Rp 53.000 per kg, Karel bisa meraup pendapatan Rp 5,3 juta. Dari pendapatan itu, separuhnya habis untuk membayar pekerja yang membantu memanen cengkeh.

Buan (55), salah satu dari tiga pengepul cengkeh di Saparua, mengatakan, harga jual cengkeh memang tidak pernah stabil. Sebelum masa panen, biasanya harga masih Rp 60.000 per kg. Namun saat panen raya harga akan terus turun. Dalam dua tahun ini harga jual terendah cengkeh adalah Rp 43.000 per kg.

Ketidakstabilan harga, menurut Buan, menjadi faktor petani ragu-ragu untuk merawat tanaman. Petani juga ragu menanam pohon cengkeh baru untuk mengganti yang tua. ”Sayang sekali ini terjadi, karena permintaan cengkeh setiap tahun selalu besar. Berapa pun hasil petani selalu terserap oleh pembeli di Ambon, bahkan beberapa kali tidak cukup memenuhi permintaan pembeli,” katanya. (APA)

Editor

Terkini Lainnya

Kisah tentang Keluarga Anies Kehilangan Kucing Peliharaan Mereka

Kisah tentang Keluarga Anies Kehilangan Kucing Peliharaan Mereka

Megapolitan
Tak Ada Tambahan Anggaran untuk Verifikasi Faktual, KPU Diminta Hemat

Tak Ada Tambahan Anggaran untuk Verifikasi Faktual, KPU Diminta Hemat

Nasional
'Jalan di Samping Eks Kedubes Inggris Ditutup, Ombudsman Tidak Teriak'

"Jalan di Samping Eks Kedubes Inggris Ditutup, Ombudsman Tidak Teriak"

Megapolitan
JJ Rizal: Jubir Wapres Kurang Teliti Membaca 'Tweet' Saya

JJ Rizal: Jubir Wapres Kurang Teliti Membaca "Tweet" Saya

Megapolitan
Donasi Pembaca 'Kompas.com' buat Ortu Selly, Penderita Hidrosefalus, Bisa Tebus Surat Rumah

Donasi Pembaca "Kompas.com" buat Ortu Selly, Penderita Hidrosefalus, Bisa Tebus Surat Rumah

Regional
Ridwan Kamil Resmi Tinggalkan Rumah Dinas Wali Kota Bandung

Ridwan Kamil Resmi Tinggalkan Rumah Dinas Wali Kota Bandung

Regional
Anies Naik KRL ke Pernikahan Putri Bambang Widjoyanto

Anies Naik KRL ke Pernikahan Putri Bambang Widjoyanto

Megapolitan
Kondisi Terkini Selly, Penderita Hidrosefalus yang Sempat Ketuk Hati Pembaca 'Kompas.com'

Kondisi Terkini Selly, Penderita Hidrosefalus yang Sempat Ketuk Hati Pembaca "Kompas.com"

Regional
Polisi Akan Tes Kejiwaan Ibu yang Bunuh Bayinya di Tangsel

Polisi Akan Tes Kejiwaan Ibu yang Bunuh Bayinya di Tangsel

Megapolitan
Catatan dari Manila: Sikap Keras Duterte dari Istana yang Sederhana

Catatan dari Manila: Sikap Keras Duterte dari Istana yang Sederhana

Nasional
Bawa Fotocopy KK dan KTP, Faryati Mengira Pendaftaran Rumah DP 0 Telah Dibuka

Bawa Fotocopy KK dan KTP, Faryati Mengira Pendaftaran Rumah DP 0 Telah Dibuka

Megapolitan
Warga Berbondong-bondong Kunjungi 'Show Uni't Rumah DP 0 Rupiah

Warga Berbondong-bondong Kunjungi "Show Uni"t Rumah DP 0 Rupiah

Megapolitan
Pernah Tinggal di Sekitar Dolly, Seorang Anak Mengalami 'Sex Addict'

Pernah Tinggal di Sekitar Dolly, Seorang Anak Mengalami "Sex Addict"

Regional
Polisi Tangkap Begal yang Kerap Beraksi di Jakarta Selatan

Polisi Tangkap Begal yang Kerap Beraksi di Jakarta Selatan

Megapolitan
Dua WNI Sandera Kelompok Abu Sayyaf Berhasil Dibebaskan

Dua WNI Sandera Kelompok Abu Sayyaf Berhasil Dibebaskan

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM