Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 03:55 WIB
Idul Fitri
600-an Orang Gagal Salami Presiden
Caroline Damanik | I Made Asdhiana | Jumat, 10 September 2010 | 18:45 WIB
|
Share:
KOMPAS.com/Caroline DamanikWarga mulai memadati pintu gerbang Istana Negara untuk menanti pembukaan pengambilan kartu masuk ke Istana dalam rangka open house Presiden SBY, Jumat (10/9/2010). Warga menunggu sejak pukul 08.00.

JAKARTA, KOMPAS.com - Besarnya animo masyarakat dalam open house Lebaran di Istana Negara ternyata tak dapat tertampung seluruhnya. Kasubag Tata Usaha Theresia YI mengatakan sekitar enam ratus warga gagal bersilaturahim dan bersalaman dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan keluarga, Jumat (10/9/2010).

Ya kecewa lah, sudah jauh-jauh, sudah ngantre lama.
-- Yadi

"Yang enggak bisa salaman masuk itu ya sekitar 500 sampai 600-an lah," ungkapnya kepada Kompas.com, Jumat sore.

Mereka yang tidak bisa masuk akhirnya diminta pulang oleh Protokoler dan dipersilahkan keluar melalui pintu-pintu gerbang Istana. Kekecewaan pun menyelimuti raut masing-masing. Pasalnya, pihak Istana sudah membatasi arus masuk warga pada pukul 16.30. Namun, mereka tetap berhak memperoleh sekotak kue, berikut makanan ringan dan segelas air mineral.

"Ya kecewalah, sudah jauh-jauh, sudah ngantri lama," ungkap Yadi, salah satu warga yang gagal menyalam Presiden.

Menurut Theresia, tercatat tamu Presiden dari kalangan warga biasa yang diperbolehkan masuk mencapai 2.100 orang dewasa. Jumlah ini belum termasuk jumlah anak-anak yang dibawa oleh para orang tua.

Sementara itu, Kepala Biro Pers Rumah Tangga Kepresidenan DJ Nachrowi mengatakan jumlah warga yang bersalaman dengan Presiden mencapai 3.500 orang. Open house berlangsung dari pukul 15.00-17.30. Saat berita ini diturunkan, kawasan Istana sudah mulai lengang dari kerumunan warga.