Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 16:24 WIB
Silaturahim di Istana
Tunanetra Dapat "Angpao" Rp 100 Ribu
Hindra Liu | Heru Margianto | Jumat, 10 September 2010 | 15:49 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Para penyandang tuna netra yang berkesempatan bersilaturahim dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jumat (10/9/2010) mendapat uang Rp 100.000. Jumlah ini jauh berkurang dibandingkan tahun 2009 yang mencapai Rp 250.000.

Demikian informasi yang diperoleh Kompas.com dari beberapa tunanetra usai menerima amplop. "Kami dikasih Rp 100.000, mas," ujar Gita seorang tunanetra dari Bogor.

Hal ini diamini Taufik, rekan Gita. "Ya, dibilang kecewa, kecewa juga," kata Gita.

Tahun lalu, Gita juga turut bersilaturahim dengan Presiden. Ia mengaku kecopetan telepon selular ketika berdesak-desakan di depan pintu gerbang Sekretariat Negara.

Seorang staf Rumah Tangga Presiden mengatakan tak tahu-menahu alasan di balik menurunnya uang tersebut. "Ini sudah dari atasan," katanya singkat.

Saat ini, warga dan para penyandang tuna netra masih terus memadati halaman Sekretariat Negara. Rencananya, Presiden mulai menerima mereka pada pukul 15.00

Seperti diberitakan, sejak pagi tadi ratusan orang mulai berdatangan ke Istana untuk bersilaturahim dengan Kepala Negara. Biasanya, usai bersalaman dengan Presiden dan keluarga mereka mendapat amplop berisi sejumlah uang. Besaran uang berbeda tiap tahunnya.

Advertorial
»