JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri mengatakan, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah mengajukan tiga nama calon Kapolri kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menggantikannya. Tigaa nama itu hasil seleksi dari delapan nama yang diserahkan Kapolri.
Lalu siapa tiga nama yang diajukan Kompolnas itu? Ketua Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, tiga calon itu berasal dari tiga angkatan. Ketiga nama itu, kata dia, yakni Komjen Ito Sumardi (1977), Komjen Nanan Soekarna (1978), dan Irjen Imam Sudjarwo (1980). "Itu informasi yang saya terima dari internal Kompolnas," kata Neta ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (10/9/2010).
Seperti diketahui, Nanan kini menjabat Inspektur Pengawasan Umum Polri, Ito menjabat Kabareskrim Polri, dan Imam menjabat Kepala Pendidikan Kepolisian. Pangkat Imam akan naik menjadi Komjen pada pertengahan September 2010.
Pak Ito bukannya sekitar satu tahun lagi pensiun? tanya wartawan. "Memang dia satu setengah tahun lagi pensiun. Calon biasanya memang di atas dua tahun (masuk pensiun). Tapi, dari tim sukses Pak Ito punya pemikiran dalam rangka 2014 (pilpres) dibagi dua kepemimpinan Polri. Nanan dan Imam kan sampai 2013. Menjelang pemilu ada penggantian Kapolri dinilai rawan. Karena itu, Pak Ito masuk (bursa calon)," jelas Neta.
Anggota Kompolnas, Adnan Pandupraja, sebelumnya enggan mengungkapkan tentang nama bahkan jumlah calon yang telah diajukan ke Presiden. Menurut dia, itu kewenangan Ketua Kompolnas Djoko Suyanto. Dia hanya menjelaskan, calon yang diajukan telah melewati proses seleksi bersama Komnas HAM, KPK, dan PPATK.
Tanpa menyebut nama, Kapolri pagi tadi mengungkapkan dua calon yang akan dia serahkan ke Presiden masuk dalam tiga calon yang diajukan Kompolnas. Dua calon itu akan diserahkan setelah Hari Raya Idul Fitri 1431 H.

