Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 15:51 WIB
Kapolri Baru
Kompolnas Sudah Ajukan Calon ke Presiden
Sandro Gatra | Glori K. Wadrianto | Selasa, 7 September 2010 | 14:57 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah mengajukan nama-nama calon Kepala Polri kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menggantikan posisi Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang akan memasuki masa pensiun Oktober 2010.

Nama-nama yang diajukan itu hasil seleksi dari delapan nama yang diberikan Kapolri ke Kompolnas. "Sudah kita ajukan akhir pekan lalu," ucap anggota Kompolnas Adnan Pandupraja, saat pertemuan dengan aktivis KontraS di Gedung Kompolnas di Jakarta, Selasa (7/9/2010).

Pandu mengatakan, pihaknya telah melakukan proses seleksi calon bersama Komnas HAM, Komisi pemberantasan Korupsi (KPK), serta PPATK. Menurut dia, ketiga lembaga itu dilibatkan terkait isu HAM, korupsi, dan rekening gendut yang menggelayuti institusi Polri akhir-akhir ini.

"Kami sepakat gunakan tiga lembaga itu di mana mereka terdiri dari wakil masyarakat, LSM yang punya kepedulian, pengetahuan untuk serius tangani tiga masalah itu. Kami melihat keterwakilan publik bisa diwakilkan oleh tiga lembaga itu," jelasnya.

Namun, Pandu tidak bersedia menjawab ketika ditanya siapa saja nama calon yang diajukan ke Presiden itu. Bahkan, ia tidak bersedia menyebut berapa nama yang diajukan.

Menurut Pandu, ada kesepakatan di internal bahwa hanya Ketua Kompolnas, Djoko Suyanto, yang akan mengumumkan. "Jadi tanya Ketua Kompolnas," dalih dia.

Seperti diberitakan, selain Kompolnas, Kapolri juga akan mengajukan dua calon kepada Presiden. Pandu mengaku pihaknya terkejut atas langkah Kapolri itu. Namun, Kompolnas tidak dapat mempermasalahkan hal itu lantaran tidak ada peraturan yang mengatur proses pemilihan Kapolri.

Advertorial
»