Jakarta, Kompas -
”Calon Jaksa Agung sebaiknya dari luar institusi Kejaksaan. Mereka belum terkooptasi dengan perilaku buruk yang selama ini diduga berlangsung di Kejaksaan. Calon Jaksa Agung juga harus orang berani. Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto layak dipertimbangkan,” kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, Minggu (5/9) di Jakarta.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menegaskan, akan mengganti Jaksa Agung
Hendarman Supandji. Terkait dengan pernyataan itu, Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin menilai, Presiden tidak perlu bekerja keras mencari pengganti Hendarman. Jaksa Agung berikutnya dapat dipilih antara Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas bila salah satu tak terpilih sebagai pimpinan KPK.
Namun, anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Gayus Lumbuun, menuturkan, Kejaksaan memiliki banyak kader berkualitas. Pengalaman menunjukkan, Jaksa Agung berasal dari luar kurang mendapat dukungan dari internal Kejaksaan.
”Sebaiknya Jaksa Agung nanti berasal dari lingkungan Kejagung,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Babul Khoir Harahap, seperti dikutip Antara, Senin (6/9). Calon internal dipastikan profesional dan memahami reformasi birokrasi di Kejagung.
