Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 14:38 WIB
Sinabung Meletus
Gunung Sinabung Masih Berasap Tebal
| I Made Asdhiana | Sabtu, 4 September 2010 | 22:17 WIB
|
Share:
TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJIGunung Sinabung kembali meletus dengan mengeluarkan debu vulkanik seperti terlihat dari Desa Sukanalu, Karo, Sumatera Utara, Senin (30/8/2010) sekitar pukul 06.00.

MEDAN, KOMPAS.com - Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara masih terus mengeluarkan asap tebal dan debu vulkanik hingga Sabtu (4/9/2010) malam ini.  Petugas vulkanologi menyatakan, gunung berapi ini masih berstatus awas atau level IV.

Pemerintah juga meminta masyarakat yang bermukim dan beraktivitas dalam radius enam kilometer dari kawah aktif mengungsi ke tempat aman.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Karo Jhonson Tarigan ketika dihubungi Antara dari Medan, mengatakan, Gunung Sinabung tidak kelihatan karena tertutup asap tebal yang masih terus mengepul. Selain itu asap tebal yang menggulung seperti awan bergumpal tersebut juga  bercampur partikel belerang.

Sehingga Gunung Sinabung yang memiliki ketinggian sekitar 2.640 meter diatas permukaan laut itu tidak terlihat lagi oleh warga Kabanjahe. Jarak antara Gunung Sinabung dengan Kabanjahe, ibukota Kabupaten Tanah Karo itu, lebih kurang 25 kilometer.

"Saya yang berada di Posko Utama Penanggulangan Pengungsi di Kabanjahe ini juga tidak bisa melihat Gunung Sinabung itu. Biasanya Gunung Sinabung tersebut kelihatan jelas dari Kabanjahe," kata juru bicara Posko Utama Penanggulangan Pengungsi Sinabung itu.

Selanjutnya Tarigan menjelaskan, sejak terjadinya ledakan Gunung Sinabung itu, cuaca di Kabanjahe kelihatan mendung seperti mau hujan. "Cuaca di Kabanjahe cukup dingin, warga tidak begitu banyak yang keluar rumah," katanya. (Tribun Medan/Dedy Sinuhaji)

Sumber :
Tribun Medan
Advertorial
»