KOMPAS/RENY SRI AYUPengendara melintas di lokasi bekas aksi pembakaran di Kelurahan Leok 1, Kecamatan Lipunoto, Buol, Sulawesi Tengah, Kamis (2/9). Bentrok warga dan polisi beberapa hari lalu menyebabkan sedikitnya tujuh warga tewas dan puluhan warga luka-luka. Selain itu, sedikitnya 7 kendaraan roda dua, 2 kendaraan roda empat, serta Markas Kepolisian Sektor Momunu dibakar.
BUOL, KOMPAS.com — Sebanyak lima korban luka tembak pada kerusuhan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, saat ini masih dirawat di RSUD setempat.
Plt Direktur RSUD Buol, Abdul Hamdi Lakuntu, Jumat (3/9/2010), mengatakan, keempat korban belum diizinkan pulang karena mengalami luka serius.
"Dua orang masih dirawat di ruangan ICU rumah sakit," kata Hamid.
Mereka adalah Firman (18), yang dirawat akibat terkena tembakan di perut; Alimin (38), luka tembak di leher; Iwan (23), luka tembak di kaki kiri; dan Agus (35) yang terkena peluru di pantat sebelah kiri.
Korban lain, Supriyadi (26), akan dirujuk ke RS Polri Makassar karena warga Desa Diat, Kecamatan Bukal, luka tembak di perut bagian bawah.
Supriyadi akan dirujuk ke RS Polri Makassar karena keluarga takut luka korban infeksi.
Sebelumnya, RSU Buol telah merujuk Iksan (26) yang mengalami luka tembak di pinggang sebelah kiri tembus ke pinggang ke RSU Undata, Palu, Jumat sekitar pukul 11.00 Wita, dengan menggunakan pesawat reguler.
"Keluarga khawatir akan terjadi infeksi diluka korban, makan ya kami meminta untuk RSU mengeluarkan surat rujukan," ujar anggota keluarganya.
Sementara itu, 11 korban yang sempat di rawat di RSU sudah dipulangkan oleh RSU karena hanya mengalami luka ringan.
Sumber dari RSU Buol menyebutkan, mereka yang sudah pulang adalah Agus Salim (21), Sudirman (31), Sutomo (35), Rio (20), Hamdani (31), Nadi (24), Lubis (37), Syamsudin (21) Agus Rasyid (36), Amran Mustarif (18), Ifan (25), Bayu (35), Umar (20), Wawan (15), Arif (42), Amat (34), dan Nurhanudin (24).
Sementara yang meninggal di RSU akibat kerusuhan itu adalah Amran S Abjalu (18), Ridwan (23), Herman (23), Muslimin (25), Rasyid Jufri (41), dan Saktifan Kapuung (39).
Semua korban itu dilarikan ke RSU pada Selasa malam saat bentrok warga dan kepolisian setempat.
Kerusuhan dipicu meninggalnya tahanan kecelakaan lalu lintas di dalam sel Polsek Biau, Kabupaten Buol, atas nama Kasmir Timumun (18).

