Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 17:56 WIB
Pembangunan Gedung Baru DPR Salah Waktu
Sabrina Asril | R Adhi KSP | Jumat, 3 September 2010 | 19:50 WIB
|
Share:
KOMPAS/YUNIADHI AGUNGPekerja memasang poster bergambar desain gedung baru DPR sebelum berlangsung acara sosialisasi pembangunan gedung baru itu oleh Ketua DPR Marzuki Alie dan Badan Urusan Rumah Tangga DPR, Senin (30/8).

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) setuju apabila dibangun gedung baru DPR yang dilengkapi fasilitas pendukung bagi para wakil rakyat. Namun, Hanura melihat saatnya tidak tepat jika dilakukan sekarang.

Jangan sampai gedung mewah yang dibangun untuk wakil rakyat itu ada di saat rakyat yang diwakilkan masih menderita.
-- Wiranto

"Tentang pembangunan spa, kolam renang itu, kalau beliau-beliau tidak mau fasilitas itu omong kosong. Mereka pasti senang. Hanya saja, waktunya tidak tepat," ujar Ketua Umum DPP Hanura Wiranto, Jumat (3/9/2010) di Sekretariat Hanura, Jakarta.

Menurutnya, Partai Hanura setuju apabila gedung DPR miring dan perlu dibangun kembali. Akan tetapi, jangan sampai gedung mewah yang dibangun untuk wakil rakyat itu ada di saat rakyat yang diwakilkan masih menderita.

"Butuh penundaan sampai rakyat tidak lagi menderita dan sampai rakyat kita rela memberikan kekayaannya untuk menyediakan kenyamanan bagi wakil rakyatnya. Secara tegas Hanura tidak setuju kalau pembangunan DPR dilakukan saat ini," ujar Wiranto.

Adapun Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) akan memulai pembangunan DPR pada Oktober mendatang. Dari dana sebanyak Rp 1,6 triliun, sebanyak Rp 1,1 triliun di antaranya diperuntukkan untuk biaya pembangunan fisik gedung baru DPR yang dikabarkan memiliki fasilitas spa, kolam renang, dan relaksasi ini.