JAKARTA, KOMPAS.com - Kementrian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggelar apel persiapan mudik lebaran, guna memastikan kesiapan jajaran PT KAI dalam melayani pemudik lebaran tahun ini. Dalam apel tersebut, Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono selaku pimpinan apel meminta agar PT KAI mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pemudik.
"Pengawasan tertib pada titik rawan, jalan rel, tanah longsor, pemeriksaan radio otomotif dan alat komunikasi lain agar maksimal. pengecekan kerteta api, pengecekan daerah rawan kejahatan," katanya dalam apel, di Stasiun Senen, Jumat (3/8/2010). Dalam apel tersebut disiagakan sekitar 130 pasukan keamanan dari kepolisian resor Jakarta Pusat, TNI, dan Jasa Rahardja, serta 45 orang pengamanan setempat.
Pasukan kesehatan-pun tampak siap berbaris bersama pasukan keamanan. Berdasarkan pengamatan Kompas.com, posko kesehatan yang didirikan di Stasiun Pasar Senen telah dilengkapi dengan obat-obatan, dokter, serta sebuah mobil ambulans dari PT Jasa Rahardja. Posko keamanan pun tampak telah didirikan di pelataran stasiun.
Tenda yang dibangun untuk melindungi calon penumpang dari panas dan hujan saat mengantri tiket juga sudah mulai diefektifkan. Adapun jumlah pemudik di Stasiun Senen belum tampak membludak. Menurut Kepala Humas DAOP I, PT KAI, Mateta Rizalul Haq, jumlah pemudik akan sampai puncaknya pada H-3 lebaran dengan perkiraan mencapai 20 ribu pemudik jika merujuk pada tahun lalu.

