Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 14:34 WIB
Kasus Suap
KPK Juga Diminta "Galak" untuk Century
Inggried Dwi Wedhaswary | I Made Asdhiana | Kamis, 2 September 2010 | 15:30 WIB
|
Share:
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPanda Nababan

JAKARTA, KOMPAS.com - Penetapan 26 tersangka kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom secara "berombongan" cukup mengejutkan.

Kenapa untuk kasus Century tidak kerja keras? Sedangkan untuk kasus travel cheque ini sepertinya KPK bersemangat sekali.
-- Trimedya Pandjaitan

Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Riyanto, secara lugas menegaskan, pihaknya akan "menghajar" habis semua yang terlibat. Fraksi PDI Perjuangan, yang 14 politisinya tersangkut kasus itu, meminta KPK juga berlaku sama untuk kasus-kasus lain yang masih menggantung. Salah satunya kasus pengucuran dana talangan Bank Century.

"Kenapa untuk kasus Century tidak kerja keras? Sedangkan untuk kasus travel cek ini sepertinya KPK bersemangat sekali," kata tim hukum Fraksi PDI Perjuangan, Trimedya Pandjaitan, Kamis (2/9/2010), di Gedung DPR, Jakarta.

Anggota Komisi III ini mengungkapkan, dalam kasus ini, PDI Perjuangan menjadi partai yang anggotanya paling banyak terjerat. Sebab, dalam periode 1999-2004, PDI Perjuangan menjadi partai pemenang pemilu yang menguasai mayoritas parlemen.

"Mudah-mudahan untuk kasus lain KPK bersemangat. Soal kasus Century hingga saat ini perkembangannya minim," ujar Trimedya.

PDI Perjuangan akan mengawal belasan politisinya yang akan menjalani rangkaian proses hukum di KPK. Tim Hukum juga sudah disiapkan untuk mendampingi mereka yang berkasus.

Advertorial
»