Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 14:30 WIB
Calon Pimpinan KPK di Mata PPP
Busyro Kurang Tegas, Bambang Emosional
Inggried Dwi Wedhaswary | Glori K. Wadrianto | Senin, 30 Agustus 2010 | 09:53 WIB
|
Share:
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOKetua Komisi Yudisial (KY) Busyro Muqoddas mendapat hadiah sapu lidi dan jamu tolak angin dari Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia di Kantor KY, Jakarta, Selasa (6/10). Sapu dan jamu diberikan sebagai simbol agar KY mampu membersihkan calon hakim agung dari nama-nama yang "kotor" dan anggota KY tidak lekas masuk angin atau mudah menerima suap.

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Irgan Chairul Mahfidz mengatakan, partainya belum menentukan pilihan satu di antara dua kandidat calon pimpinan KPK yang telah ditetapkan Pansel Pimpinan KPK pekan lalu.

Pansel menetapkan Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto sebagai dua calon yang diserahkan ke Presiden dan akan diteruskan ke DPR.

Irgan mengatakan, pilihan akan ditentukan dari hasil uji kelayakan dan kepatutan. Bagaimana penilaian awal terhadap kedua calon? "Busyro kurang tegas, Bambang dianggap terlalu emosional. Tapi kekurangan ini bisa saling diisi oleh masing-masing pimpinan KPK," ujar Irgan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/8/2010).

Pemimpin yang tegas, kata dia, menjadi salah satu syarat utama pimpinan KPK. "Pemberantasan korupsi butuh kepemimpinan yang lebih tegas," katanya.

Meski demikian, ia menilai, kedua calon yang ditetapkan Pansel merupakan sosok yang cukup kapabel dalam pemberantasan korupsi.

Irgan menekankan, partainya akan menjatuhkan pilihan kepada calon yang bisa mempertahankan sistem baik yang sudah berjalan di KPK dan tidak merusak tatanan yang sudah dibangun saat ini. "Intinya harus tegas, tidak terpengaruh dengan kasus-kasus yang menjerat pimpinan KPK karena akan memengaruhi kredibilitas KPK," tambah Irgan.

Advertorial
»