Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 14:26 WIB
Peradilan
Ba'asyir Dilarang Shalat Jamaah di Luar
| yuli | Jumat, 13 Agustus 2010 | 03:29 WIB
|
Share:

SOLO, KOMPAS.com — Abdurrohim Ba'asyir, putra Abu Bakar Ba'asyir, mengatakan, penyakit ayahnya sering kambung selama di tahanan Mabes Polri di Jakarta. Ba'asyir ditahan atas sangkaan terlibat jaringan terorisme di Aceh.

Ia membesuk ayahnya di sel pada Rabu (10/8/2010) lalu. "Kondisinya baik, hanya saja penyakitnya masih sering kambuh, kelainan pada lambungnya atau maag," ujar Abdurrohim Ba'asyir seusai menggelar malam keprihatinan dan doa bersama di Masjid Baitussalam, Tipes, Kota Surakarta, Jumat (13/8/2010) dini hari.

Menurut dia, proses hukum terhadap Ba'asyir masih berlangsung dan dia menjalani isolasi di Mabes Polri. Bahkan, Ustaz Abu belum dapat ditemui oleh tamu-tamunya. "Ustaz Abu tidak diizinkan shalat berjamaah, hanya diperbolehkan di dalam tahanan," katanya.

Namun, pihak keluarga sudah meminta tim dokter dari kepolisian untuk memantau penyakit ayahnya. Ba'asyir di tahanan masih menjalani puasa dan shalat pukul 01.00 WIB.

Menurut dia, Ba'asyir tidak memberikan pesan yang istimewa kepada keluarganya. Hanya saja, Ba'asyir mengatakan agar keluarganya bersabar dan menitipkan pesan agar menjaga Umi atau Aisyah Baraja (istri Ba'asyir) karena kesehatannya sering terganggu.

 

Sumber :
ANT
Advertorial
»