Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 14:24 WIB
Bahan Bakar
Banyumas Minta Tambahan Kuota Elpiji 3 Kilogram
| Jumat, 30 Juli 2010 | 18:38 WIB
|
Share:

Banyumas, Kompas - Kuota elpiji tiga kilogram untuk Banyumas belum memadai. Pemerintah setempat meminta tambahan kuota sampai dua kali. Permintaan pertama telah dipenuhi dengan ditambah sebanyak 1.000 sampai 1.500 tabung gas, sedangkan permintaan kedua sebanyak 2.000 tabung dalam proses persetujuan di PT Pertamina.

Kekurangan kuota gas tiga kilogram di Banyumas itu menyusul pengguna gas tersebut tak terbatas pada rumah tangga yang masuk dalam program konversi minyak tanah ke gas. Namun, pengguna gas tabung 12 kilogram sekarang ini juga telah beralih menggunakan gas tabung tiga kilogram.

Kepala Bidang Minyak Gas Listrik dan Pemanfaatan Energi, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Banyumas, Waluyono, Kamis (29/7), mengatakan, sejak kuota gas tiga kilogram dibatasi pada 1 Juni, pasokan gas elpiji tiga kilogram untuk Banyumas dikurangi dari 25.000 tabung menjadi 20.000 tabung per hari.

"Semenjak kuotanya dikurangi, ada kekurangan ketersediaan elpiji tiga kilogram di setiap kecamatan," katanya.

Dengan adanya kekurangan itu, menurut Waluyono, Pemerintah Kabupaten Banyumas berusaha meminta tambahan kuota. Saat ini kuotanya telah bertambah dari 20.000 tabung menjadi 21.000-21.500 tabung per hari.

Namun, lanjutnya, jumlah itu masih belum memadai dan masih ada kekurangan gas tiga kilogram di beberapa kecamatan di Banyumas. Oleh karena itu, pihaknya kembali mengajukan tambahan kuota sebanyak 2.000 tabung per hari.

"PT Pertamina menjanjikan akan memenuhi permintaan tambahan kuota itu, tetapi masih sebatas lisan," katanya.

Kepala Bagian Perekonomian Banyumas Asis Kusumandani mengatakan, permintaan tambahan kuota itu juga untuk menyiapkan kebutuhan masyarakat Banyumas akan bahan bakar selama puasa hingga Lebaran. (MDN)

Advertorial
»