Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 23:17 WIB
Pemerintah Diminta Antisipasi Ramadhan
Inggried Dwi Wedhaswary | Tri Wahono | Jumat, 30 Juli 2010 | 13:57 WIB
|
Share:
KOMPAS/ALIF ICHWANMarzuki Alie (kanan), Tumpak Hatorangan, dan Pramono Anung (kiri)

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah diminta melakukan antisipasi untuk menghadapi persoalan-persoalan rutin yang biasa terjadi pada bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1431 Hijriah. Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, memasuki bulan Ramadhan, masyarakat biasanya dihadapkan pada rutinitas problematik sarana dan prasarana transportasi serta pemenuhan kebutuhan pokok.

"Oleh karenanya, pemerintah harus melakukan antisipasi sedini mungkin terhadap berbagai kemungkinan permasalahan yang muncul menjelang Ramadhan hingga pasca-Lebaran," kata Marzuki dalam pidato penutupan masa sidang IV, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (30/7/2010).

Kemungkinan permasalahan yang terjadi, di antaranya, perubahan iklim yang diprediksi akan terjadi hujan dan kondisi cuaca buruk. Kondisi ini bisa mengakibatkan kenaikan harga-harga dan terganggunya kelancaran transportasi.

"Dewan menyarankan agar seluruh pemangku kebijakan terkait segera melakukan koordinasi dan kerja sama sebagai bentuk antisipasi dan persiapan menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri," ujar Marzuki.

DPR juga mengingatkan, pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap penyediaan sarana pengangkutan massal, baik darat, laut maupun udara. Ketersediaan sarana transportasi yang akan memfasilitasi arus mudik dan arus balik dinilai menjadi faktor pendukung yang sangat penting agar masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.