Selasa, 23 September 2014

News / Nasional

Muktamar Muhammadiyah

Muchdi PR Calon Pimpinan PP Muhammadiyah

Sabtu, 3 Juli 2010 | 06:25 WIB

Terkait

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Kepala Badan Intelijen Negara Muchdi PR masuk dalam 39 nama calon anggota tetap Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2010-2015 dengan memperoleh 80 suara dalam sidang tanwir Muhammadiyah di Yogyakarta, Jumat (2/7/2010) kemarin.

Muchdi PR menempati urutan 34 dari 39 calon anggota tetap Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah berdasarkan hasil pemungutan suara dalam sidang tanwir. Ke-39 nama yang akan dibawa ke muktamar itu merupakan pengerucutan dari 124 calon anggota sementara PP Muhammadiyah.

Menanggapi hal itu, Muchdi PR yang juga Penasihat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengatakan akan mundur dari partai politik jika terpilih sebagai salah seorang dari 13 anggota tetap PP Muhammadiyah.

"Saya sejak awal telah mengatakan akan mengundurkan diri dari percaturan partai politik jika masuk dalam 13 anggota tetap PP Muhammadiyah," kata Muchdi yang dicalonkan oleh organisasi otonom Muhammadiyah, Pimpinan Pusat Tapak Suci.

Menurut dia, dirinya sejak kecil diasuh dalam keluarga dan pendidikan Muhammadiyah sehingga sangat memahami organisasi Islam tersebut. Muhammadiyah telah mendarah daging dalam dirinya.

"Saya lahir dari keluarga Muhammadiyah, kecil di Muhammadiyah, dan tumbuh juga dari Muhammadiyah. Jadi, saya paham mengenai ideologi Muhammadiyah bahwa gerakan Islam itu memang tidak berpolitik," katanya.

Ke-39 calon anggota tetap PP Muhammadiyah periode 2010-2015 adalah Haedar Nashir dengan meraih 150 suara, Yunahar Ilyas dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin meraih angka sama 148 suara.

Kemudian, Dahlan Rais dengan 142 suara, Abdul Mu’ti (134), Muhammad Muqoddas (134), Dadang Kahmad (131), Malik Fadjar (127), Zamroni (126), Syukriyanto (122), Qomari Anwar (121), Goodwil Zubir (120), Sudibyo Markus (120), Khairuddin Bashori (118), dan Agung Danarto (116).

Selanjutnya, Said Tuhuleley (115), Yahya Muhaimin (111), Fatah Wibisono (110), Anwar Abbas (109), Syafiq Mughni (107), Amin Abdullah (104), Yunan Yusuf (103), Bahtiar Effendy (103), Bambang Sudibyo (102), dan Habib Chirzin (101).

Immam Addaruquthni (98), AM Fatwa (97), Suyatno (96) suara, Agus Sukaca (91), Marpuji Ali (88), Abdul Munir Mulkhan (87), Fasich (86), Muchdi PR (80), Amin Azis (79), Sunan Miskan (77), Chairil Anwar (74), Jefrie Geovanie (73), Umar Anggoro Jennie (73), dan Husni Toyar meraih 70 suara. 


Editor : Marcus Suprihadi
Sumber: