Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 13:24 WIB
KELUARGA BERENCANA
Ny Ani Yudhoyono Gelorakan Lagi KB
| Rabu, 5 Mei 2010 | 03:14 WIB
|
Share:

Coba simak gaya Nyonya Kristiani (Ani) Herrawati Yudhoyono berpidato. ”Hadirin sekalian, bulan Mei ada yang penting. Hadirin tahu tidak, apa yang penting?” tanyanya.

Pertanyaan Ny Ani Yudhoyono itu disambut dengungan suara sekitar 6.000 undangan yang ada di bawah tenda raksasa di wilayah Kelapa Indah, Tangerang, Banten, Selasa (4/5).

”Ya, saya mendengar,” ucapnya setelah menyimak suara yang berdengung di antara hadirin pada acara peresmian pos pelayanan terpadu (posyandu) dan ”rumah pintar” di Kelapa Indah. ”Mulai 1 Mei sampai 31 Mei, ada sensus penduduk. Yang melakukan adalah Badan Pusat Statistik (BPS). Ini amat penting bagi kepentingan bangsa kita,” kata Ny Ani dengan lagu nada yang empuk.

”Mengapa kok penting? Hasilnya nanti amat berguna bagi negara. Karena negara akan mempunyai data yang lengkap dan mutakhir. Dari data itu akan diketahui jumlah penduduk. Tadi ada seorang bapak yang mengatakan, saya sudah deg-degan menunggu hasil sensus. Karena dari hasil ini akan terlihat berhasilkah program keluarga berencana (KB) kita,” kata Ny Ani yang pernah menjadi mahasiswa kedokteran Universitas Kristen Indonesia dan memperoleh gelar sarjana ilmu politik dari Universitas Merdeka pada 1998 itu.

”Sekarang jumlah penduduk sekitar 230 juta orang. Berapa bertambah banyaknya, berapa perlu pendidikan, berapa yang perlu dibantu pemerintah. Itulah antara lain perlunya sensus penduduk itu. Dengan demikian, pemerintah tidak salah memberikan bantuan kepada keluarga yang membutuhkan. Tentu yang tak berhak tidak akan diberikan,” kata Ny Ani.

Ketika pidato berlangsung, tiga dokter muda dari tiga pusat kesehatan masyarakat di Tangerang, dr Rizki Adiarti, drg Bakiatus Sholihat, dan dr Jamilah S, secara spontan dan serentak nyeletuk, ”Wah, ini orator menawan.”

Rizki, Kepala Puskesmas Padurenan, mengatakan, ”Ibu Ani pandai pidato karena artikulasinya jelas, tegas, suaranya empuk dan menawan.”

Sementara Bakiatus Sholihat mengatakan, Ny Ani menjadi orator bagus karena putri seorang jenderal.

Kepala Puskesmas Ciledug drg Dwi Rahayu mengatakan, ”Suara beliau menawan.”

Dalam pidato, Ny Ani menggunakan teks, tetapi sering memberikan ilustrasi tanpa teks. Acara ini juga ditandai dengan dialog. Ny Yani dari Jawa Tengah bertanya, ”Mengapa program KB sekarang tidak menggetarkan dan tidak sampai ke pedesaan?”

Menanggapi ini, Ny Ani bertanya kepada pejabat terkait. Namun, kemudian ia mengatakan, ”Belum lama ini saya dapat berita di Jawa Tengah ada peserta KB baru 17.000 pasangan.”

”Penambahan peserta program KB seperti ini perlu diberitakan sehingga getarannya bisa sampai ke desa. Salam Ibu Yani dari Jawa Tengah untuk Bapak Presiden akan saya sampaikan,” ujar Ny Ani Yudhoyono lagi.

(OSD/PIN)

Advertorial
»