Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 13:24 WIB
Rapat KPK-DPR
Istri Diincar KPK, Daradjatun Absen
Leo Sunu | yuli | Rabu, 28 April 2010 | 18:22 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Pimpinan Komisi III DPR memaklumi ketidakhadiran anggotanya, Adang Daradjatun, dalam rapat dengar pendapat dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (28/4/2010).

Padahal, bekas calon Wakil Kepala Polri yang kemudian gagal jadi Gubernur DKI Jakarta lewat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu terlihat di lingkungan gedung DPR pagi tadi. Ketua Komisi III DPR, Benny K Harman, membenarkan Adang tidak ikut rapat tersebut meski sempat terlihat pagi tadi. "Tidak ada konfirmasi mengenai ketidakhadirannya," kata Benny.

 

Benny menduga, Adang absen karena untuk menghindari konflik kepentingan jika mengikuti jalannya rapat dengan KPK. "Saya menduga beliau tidak hadir karena ada konflik kepentingan menyangkut istrinya," ungkapnya.

 

Benny yakin, Adang tahu ada agenda pertemuan dengan KPK di Komisi III, hari ini. "Kalau dugaan saya betul bahwa beliau menghindari konflik kepentingan, saya apresiasi buat beliau," tandasnya.

Istri Adang, Nunun Nurbaeti Daradjatun, merupakan saksi kunci kasus suap berupa pembagian cek pelawat kepada para anggota DPR terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Miranda S Goeltom. Nunun sudah lama diincar KPK tapi belum sempat diperiksa, sudah keburu minggat ke Singapura dengan dalih berobat di Rumah Sakit Mount Elizabeth.

Advertorial
»