Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 13:24 WIB
KESEHATAN NUNUN NURBAETI
KPK Tak Kirim Dokter ke Singapura
| I Made Asdhiana | Jumat, 23 April 2010 | 17:56 WIB
|
Share:

KOMPAS/PRIYOMBODO
Istri mantan Wakil Kepala Polri Jenderal (Pol) Adang Darajatun, Nunun Nurbaetie, ini disebut-sebut membagikan cek perjalanan dari Miranda Goeltom kepada anggota DPR. Melalui kuasa hukumnya, Petrus Balapatyona, Nunun membantah tudingan itu.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk tidak mengirimkan tim dokter dari Indonesia ke Singapura untuk memantau kesehatan Nunun Nurbaeti Daradjatun, saksi kasus dugaan suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) pada 2004. "Ada beberapa faktor teknis yang membuat kita memutuskan untuk tidak mengirimkan tim dokter dari Indonesia," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Jumat (23/4/2010).

Ada beberapa faktor teknis yang membuat kita memutuskan untuk tidak mengirimkan tim dokter dari Indonesia.
-- Johan Budi

Namun, Johan menegaskan, tim KPK tetap akan berangkat ke Singapura untuk mengecek kondisi Nunun yang berdasarkan informasi sedang dirawat di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura.

Tim itu akan langsung mengecek kondisi Nunun. Meski tidak mengirim dokter, tim KPK juga akan menyampaikan pendapat kedua tentang kesehatan istri mantan Wakil Kepala Polri Komjen (Purn) Adang Daradjatun itu.

Johan mengatakan, tim KPK akan menempuh prosedur tertentu untuk menyampaikan pendapat tentang kondisi kesehatan Nunun. Namun, dia tidak bersedia menjelaskan prosedur tersebut. Johan juga tidak menjelaskan, kapan tim KPK akan berangkat ke Singapura.

Sebelumnya, Tim Penuntut Umum KPK gagal menghadirkan Nunun Nurbaeti Daradjatun di pengadilan untuk bersaksi dalam kasus dugaan suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI pada 2004 dengan terdakwa politisi PDI Perjuangan Dudhie Makmun Murod.

Dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Tim Penuntut Umum yang diwakili M Rum menyatakan, Nunun tidak bisa dihadirkan di pengadilan karena mengaku sakit dan dirawat di rumah sakit Mount Elizabeth, Singapura.

Sumber :
Advertorial
»