Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 08:13 WIB
Pemerintah Harus Jawab Tuduhan Allan Nairn
Inggried Dwi Wedhaswary | wsn | Selasa, 23 Maret 2010 | 10:03 WIB
|
Share:

SERAMBI/KHALIDIN
Periksa ledkan Menyusul ledakan granat yang dilempar orang tak dikenal ke rumah H.Alimuddin Jabat Ketua Partai Aceh (PA) Kota Subulussalam, Tim Jihandak Brimob Kompi 7 Trumon, Aceh Selatan, Senin (30/3) turun ke lokasi kejadian untuk memeriksa.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Tulisan investigatif wartawan Amerika Serikat, Allan Nairn, yang mengindikasikan keterlibatan Kopassus dalam pembunuhan sejumlah aktivitas Aceh saat Pemilu 2009, dinilai sebagai sesuatu yang serius. Direktur Program Imparsial, Al Araf, mengatakan, pemerintah harus menjawab tuduhan tersebut.

"Pemerintah harus menjawab atas dugaan dan menjawab apakah benar Kopassus terlibat atau tidak," kata Al kepada Kompas.com, Selasa (23/3/2010). Tindak kekerasan di Aceh pada saat Pemilu lalu memang cukup tinggi. Pelaku tindak kekerasan, berdasar catatan Imparsial, dilakukan oleh orang tak dikenal. Hal ini menyebabkan sulitnya memastikan motif tindakan tersebut.

Tetapi, ia menduga, berbagai tindak kekerasan pada saat Pemilu bermotif politis. "Kita tidak bisa memastikan motif tunggal. Tapi situasi ini menunjukkan, meski Aceh sudah damai, namun tindak kekerasan itu masih terjadi," ungkapnya.