Nama Andi Kosasih melambung bak selebritas. Ia kerap disebut setelah mantan kabareskrim Komjen Susno Duadji menyebut Andi terlibat makelar kasus di Mabes Polri. Bagaimana sepak terjangnya di Batam?
DI MATA pejabat Batam, Andi ternyata bukanlah sosok asing. Ia sering membantu pengusaha yang mengalami kendala dalam pengurusan izin usaha.
Tidak sulit bagi Andi untuk merampungkan tugas yang ia emban. Selain dikenal royal, Andi juga termasuk pengusaha yang gaul alias supel.
"Dia bisa menghubungkan pengusaha dengan pejabat, khususnya pengusaha-pengusaha yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan izin usahanya. Ya, kalau dengan dia, urusan bisa lebih cepat dan gampang," ujar sumber Tribun Batam.
Keberadaan Anda hingga kini belum jelas. Hanya, Mabes Polri telah mengirimkan tim untuk menelusuri Andi di Batam. Sekitar delapan tahun lalu, Andi dikabarkan mengajukan izin reklamasi pantai di sekitar Tanjunguma.
Ketika itu hendak membangun perumahan di bawah bendera perusahaan PT Amanah Melayu. Namun, peroyek reklamasi itu tidak juga kunjung dilaksanakan sehingga ia mengajukan kembali permohonan tahun 2009.
Gayung bersambut. Permohonan itu pun dikabulkan pemerintah dengan alasan untuk menambah nilai investasi. Akan tetapi, hingga saat ini proyek itu pun belum berjalan.
Penampilan Andi memang sangat meyakinkan. Andi dikenal mempunyai selera tinggi ketika bergaul dengan sesama teman pengusaha. Bahkan saat masih berada di Batam sering gonta- ganti mobil yang berkelas.
MP, seorang pengusaha yang pernah bergaul dengan Andi mengatakan, Andi tidak mempunyai usaha yang jelas. Namun di kalangan pengusaha dia termasuk orang yang paling vokal dan selalu menganggap masalah sepele.
"Apalagi mengenai proyek yang bermasalah di pemerintahan, cepat sekali kalau dia yang mengurus. Andi itu dulu waktu masih nongkrong di warung kopi belakang Hotel Goodway selalu gonta-ganti mobil Eropa. Tidak pernah dia saya lihat dulu pakai mobil biasa," ujar MP menegnang pertemuannya dengan Andi.
Selama mempunyai usaha di Batam, Andi Kosasih sempat menyewa kantor di belakang DC Mall. Namun, saat ini kantor di kompleks rumah dan toko belakang DC mall tersebut sudah tutup.
Selain itu Andi juga dikabarkan mempunyai usaha ekspor pasir, usaha alat penimbunan lahan di Tanjunguma, namun proyek perumahan itu keburu bangkrut.
Seorang kerabatnya menyebtukan, saat ini Andi Kosasih berada di Bandung. Sedanhkan di Batam, Andi pada KTP disebutnya beralamat di wilayah Jodoh. "Iya, Andi dulu memang punya KTP Jodoh. Itu sebelum pemekaran, sekarang dia tinggal di Bandung," ujar kerabat Andi. apr/hat/man

