Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 12:59 WIB
Cuaca Buruk, Susno Urung Gabung Petisi 28
Yogi Gustaman | yuli | Minggu, 21 Maret 2010 | 16:04 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Kabareskrim Komjen (Pol) Susno Duadji tak jadi hadir dalam diskusi terkait tindak lanjut skandal Bank Century bersama aktivis pergerakan dan Petisi 28 di Dokoen Coffe, Jakarta, Minggu (21/3/2010). Penyebabnya, Susno saat ini masih di Palembang dan tidak bisa terbang karena cuaca di sana buruk.

Ketidakhadirannya di tengah-tengah aktivis pergerakan dan wartawan yang ingin mendengar langsung kesaksiannya bisa terobati, meski hanya bisa mendengar suaranya lewat sambungan telepon Haris Rusly, salah satu aktivis Petisi 28.

"Dari LSM, pergerakan, kemudian dari teman-teman lainnya, mohon maaf saya tidak bisa hadir. Karena cuaca mendung, saya tidak bisa hadir," ujar Susno dari balik telepon dengan suara yang kurang jelas.

Sebelum menelepon langsung, Haris mengatakan dan memberitahukan bahwa Susno tidak bisa hadir. Haris melihat kakek dua cucu ini menjadi tokoh penting dalam mengungkap korupsi di tubuh Polri. "Tokoh terpenting ke depan adalah Pak Susno," ujar Haris.

Haris menilai, jenderal bintang tiga non-job tersebut merupakan saksi kunci, bukan saja terhadap kasus korupsi melainkan juga pada aliran dana Bank Century. "Ia mantan Wakil Ketua PPATK dan mantan Kabareskrim. Jadi, dia tahu aliran dana baik gelap maupun terang semua transaksi," paparnya.

Sumber :
Persda Network
Advertorial
»