Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 07:09 WIB
Sebelum Ditembak Mati, Dulmatin Keluar Rumah Fauzi Pukul 09.00
Yogi Gustaman | yuli | Jumat, 19 Maret 2010 | 22:35 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Edward Aritonang menunjukkan tiga foto tersangka teroris, dari kiri ke kanan Dulmatin, Ridwan, dan Hasan Nour di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/3/2010).

PAMULANG, KOMPAS.com - Abu Muhammad alias Yahya Ibrahim alias Dulmatin alias Joko Pitono diketahui tinggal di rumah mantri Fauzi menjelang ditembak Densus 88 di ruang 9 Warnet Multiplus, Jalan Siliwangi, Pamulang, 9 Maret 2010 lalu.

Hal itu diketahui dari rekonstruksi yang digelar Mabes Polri di kediaman Fauzi yang menjadi tempat kejadian perkara, Jumat (19/3). Diketahui, Dulmatin meninggalkan rumah Fauzi pukul 09.00, membawa motor Supra X hitam menuju warnet Multiplus. Ini terlihat dari adegan ke 12 selama rekonstruksi yang sekarang masih berjalan.

"Pukul 09.00, Abu Muhammad alias Yahya Ibrohim tinggalkan rumah (Fauzi)," ujar petugas yang meminta pelakon Dulmatin untuk memeragakannya. Pelaku Dulmatin dilakukan oleh Densus 88. Adegan yang berada di teras garasi mobil Fauzi memasuki adegan 12.

Dari reka adegan, Dulmatin tampak mengendarai motor bebek Honda Supra X hitam nopol B 6174 ECZ, dengan membawa ransel hitam di belakang punggungnya. Motor itulah yang digunakan Dulmatin pergi ke Warnet Multiplus yang terletak di Jalan Siliwangi, Pamulang.

Sumber :
Persda Network