Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 12:40 WIB
Repdem Ibaratkan Heru Lelono sebagai Dukun Meramal Jenis Kelamin Bayi
Rachmat Hidayat | yuli | Jumat, 19 Maret 2010 | 16:25 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Pernyataan Heru Lelono, Staf Khusus Presiden SBY Bidang Komunikasi Dan Informasi soal 99,9 persen Demokrat dan PDIP akan bergabung ditanggapi sinis oleh Masinton Pasaribu, Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), onderbouw PDIP.

Masinton yang juga anggota Petisi 28 ini menganggap pernyataan Heru Lelono mendahului Kongres PDI-P di Bali nanti. "Menurut saya, pernyataan Heru Lelono itu mirip ramalan seorang dukun beranak yang sedang menebak jabang bayi di dalam rahim sang ibu. Ditebak laki-laki, eh ternyata lahirnya malah perempuan," kata Masinton kepada Persda Network, Jumat (19/3/2010).

Menurut dia, pernyataan Heru Lelono mendahului hasil Kongres PDIP. Padahal PDIP baru memulai kongres pada 4 April 2010. "Saya juga menganggap, Heru Lelono sedang beromantisme dengan masa lalunya saat mempertemukan Ibu Megawati dan SBY saat itu," sindir Masinton. 

Ia menyarankan, daripada berhayal, lebih baik Heru Lelono mengembangkan kreasi dan inovasi, menciptakan teknologi terbaru yang bisa digunakan langsung oleh rakyat.

Dikatakan, sikap politik PDIP akan ditentukan oleh kongres nanti. Bergabung tidaknya akan diambil melalui mekanisme kongres yang diputuskan peserta kongres dan ketua umum terpilih, yang kemungkinan besar masih Megawati Soekarnoputri.

"Kongres sebagai forum tertinggi partai bukan hanya membicarakan tentang koalisi atau oposisi. Karena kongres adalah jantungnya partai yang memompa darah ke seluruh organ dalam lima tahun ke depan," bebernya.

Advertorial
»