Minggu, 26 Oktober 2014

News / Nasional

Inilah 31 DPO Teroris (1)

Jumat, 19 Maret 2010 | 00:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian hingga saat ini telah menangkap 40 tersangka teroris kelompok Aceh di sejumlah wilayah di Aceh dan Jakarta. Tujuh di antaranya tewas tertembak saat kontak senjata. Saat ini, kepolisian masih memburu 31 teroris lain yang masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO.

"Ada 71 tersangka kelompok radikal bersenjata yang melakukan latihan militer di Aceh," ucap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Edward Aritonang di Mabes Polri, Kamis (18/3/2010).

Dari laporan hasil operasi yang dilakukan Polri, tujuh teroris yang tewas tertembak adalah Dulmatin asal Pemalang, Jaja alias Slamet asal Bandung, Uzt Ardi alias Arham asal Bandung, Iwan Suka Abdulah asal Aceh, Marzuki asal Aceh, Ridwan alias Nico asal Sulawesi Selatan, dan Hasan Nur alias Blackberry asal Filipina.

Berikut nama-nama 31 DPO teroris. Diharapkan masyarakat yang mengetahui keberadaan mereka dapat memberikan info ke nomor telepon Densus 88 Antiteror di nomor 08116809090, 0811216777, dan 08121298686.

1. Uzt Abu Yusuf alias Mustaqim. Dia adalah pemimpin latihan, pelatih menembak dan map reading. Pria asal Lampung itu lulusan akademi militer Jemaah Islamiyah Kamp Hudaibiyah Mindanao.

2. Uzt Ziad alias Deni Suramto alias Toriq asal Solo

3. Uzt Ubaid alias Adi alias Jakfar asal Magetan

4. Abu Asma alias Pandu asal Solo

5. Rakhmat alias Tono alias Bayu Seno asal Solo

6. Usman alias Gito asal Lampung

7. Firin alias Rambo asal Solo

8. Abdullah Sonata. Dia adalah mantan napi kasus teroris yang menyembunyikan Dr Azahari dan Noordin M Top selama pelarian serta terlibat dalam perencanaan latihan dan perekrutan peserta latihan militer.

9. Pak Tuo alias Saptono asal Bandung. Dia salah satu pemegang saham Ekspedisi Sajirah.

10. Maulana alias Mukhlis alias Ruslan alias Lukman alias Zakaria asal Bogor. Dia bergabung dengan MILF di Pos Pawas, Mindanao. Dia bekas tahanan ISA Malaysia atas kasus percobaan pembunuhan Matori Abdul Djalil.

11. Mushab alias Subgho alias Holil. Dia bersama Dulmatin di Pamulang melakukan pengkajian (sisi Ruqyat) dalam taklim.

12. Kamal alias Abdul Hamid. Dia mencari target Amaliyah di Banda Aceh dengan melakukan survei lokasi yang akan dijadikan target.

13. Tongji alias Warsito alias Hasbi asal Pamulang.

14. Ali alias Fani asal Pamulang. Dia adalah adik ipar Dulmatin.

15. Babe alias Abu Hamzah alias Reza. Dia adalah sepupu artis Shireen Sungkar asal Ciledug.

 

(Bersambung)


Editor : primus