Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 20:41 WIB
Bulog Kesulitan Pengadaan Beras
Winarto Herusansono | wsn | Kamis, 18 Maret 2010 | 12:49 WIB
|
Share:

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA
Wakinah (60) mengumpulkan butiran beras yang jatuh di sekitar Pasar Dargo, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/1). .

SEMARANG, KOMPAS.com — Dampak cuaca ekstrem menyebabkan Perum Bulog secara nasional belum dapat melakukan pengadaan beras dari hasil panen petani. Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoesa, Kamis (18/3/2010), pada rakor para kepala Divisi Regional Daerah se-Indonesia, menyatakan bahwa dampak El Nino menyebabkan banyak daerah sentra pertanian terlambat panen.

Normalnya, pertengahan Februari sudah panen. Namun, panen awal musim tanam kali ini diperkirakan baru berlangsung akhir Maret dan awal April nanti. "Mestinya kita sudah bisa melakukan pengadaan gabah sampai 400.000 ton pada Maret. Namun, hingga saat ini pengadaan masih di bawah 40.000 ton atau sekitar 10 persen," kata Sutarto Alimoesa.

Kepala Perum Bulog Divre Jawa Tengah Harry Syahdan mengatakan, kalau ada panen pun, Bulog saat ini juga belum berani membeli gabah. Harga gabah masih tinggi di atas harga penetapan pemerintah.