Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 11:58 WIB
Tak Ada Dokumen Teroris soal Serangan ke Obama
Inggried Dwi Wedhaswary | Glo | Rabu, 17 Maret 2010 | 14:52 WIB
|
Share:

Repro CNN/KOMPAS/Robert Adhi Ksp
Presiden Amerika Serikat Barack Obama

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat Terorisme, Wawan H Purwanto, mematahkan spekulasi bahwa penumpasan kelompok teroris di Aceh terkait kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia.

"Tidak ada dokumen yang mengarahkan bahwa yang mau diserang adalah Obama ataupun pejabat publik lainnya," ujar Wawan dalam diskusi Aceh Ladang Teroris Baru?, di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (17/3/2010).

Dari informasi yang dia dapatkan, kelompok teroris yang dipimpin Dulmatin itu telah menyiapkan sejumlah perangkat bom untuk melakukan aksi bom bunuh diri. "Mereka itu sudah menyiapkan berbagai macam rencana untuk aksi bom bunuh diri," kata dia.

Wawan juga tak sepakat dengan opini bahwa isu terorisme merupakan upaya pengalihan atas isu politik yang ada di Tanah Air.

Namun, anggota Komisi I DPR, Hidayat Nur Wahid, berpendapat sebaliknya. Menurut mantan Ketua MPR ini, penumpasan kelompok teroris Aceh tak sepenuhnya bisa dilepaskan dari upaya pengalihan dari perpolitikan Tanah Air yang tengah memanas.

"Kenapa baru sekarang? Kenapa harus menunggu setelah DPR menyampaikan rekomendasi kasus Bank Century? Kenapa menunggu Presiden ada di Australia? Kenapa menunggu menjelang kedatangan Obama? Katanya sudah dideteksi lama, tapi kenapa tidak ditumpas dari dulu," kata Hidayat, anggota Fraksi PKS.

Advertorial
»