JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jendral Polisi Bambang Hendarso Danuri kembali menyebarkan Daftar Pencarian Orang atau DPO teroris yang masih berkeliaran kepada masyarakat. DPO tersebut memuat profil 14 teroris yang diduga kuat terkait latihan di wilayah Aceh.
"Dari perkembangannya, kami sedang mengejar dan menyebarkan DPO 14 orang dengan profil masing-masing," ujar Kapolri sebelum mengikuti sidang kabinet paripurna di Istana Presiden, Senin (15/3/2010).
Kapolri mengatakan, beberapa di antara DPO itu membawa senjata api sehingga warga, khususnya Jakarta dan Aceh, diminta tetap waspada dan berhati-hati. "Kami berharap sisanya insya Allah kami lakukan upaya penangkapan," lanjutnya.
Untuk sementara ini, secara keseluruhan Polri telah berhasil menangkap 38 teroris terkait gerakan latihan di Aceh. Beberapa di antaranya ditangkap di Jakarta. Dari 38 teroris itu, 31 orang ditangkap dalam keadaan hidup sedangkan tujuh orang dalam keadaan meninggal dunia.
"Kaitannya dengan latihan di sana (di Aceh), ada yang terlibat kasus JW Marriott dan kasus kekerasan lainnya," kata Kapolri.
