Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 11:29 WIB
Istri Tersangka Terorisme: Saya Mendapat Firasat
| Abi | Minggu, 14 Maret 2010 | 15:46 WIB
|
Share:
DOK SERAMBI INDONESIAFoto-foto daftar DPO Teroris di Aceh yang masih buron.

BOYOLALI, KOMPAS.com - Istri Zainudin alias Joko Sulistyo (32), Aulia Syahidah (20), mengaku pasrah jika suaminya itu memang salah satu tersangka teroris yang tertangkap di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
     
"Saya tidak pernah tanya kemana pergi suami saya. Kontak terakhir 3 Maret 2010, setelah itu tidak tahu lagi," katanya saat ditemui di rumah mertuanya, Parinem, di RT 03/RW 07 Dukuh Jebol, Desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, di Boyolali, Minggu (14/3/2010).
     
Ia mengaku, selalu tidak ingin membebani suaminya sehingga tidak pernah ikut campur dengan kesibukan Joko termasuk menanyakan kepergiannya. Namun, katanya, dirinya mendapatkan firasat melalui mimpi sebelum Joko ditangkap petugas di NAD.
     
"Saya sudah mendapatkan firasat dalam mimpi, sepertinya diajak ke rumah yang besar oleh suami. Ternyata suami saya tertangkap polisi di NAD," katanya.
     
Pada kesempatan itu ia juga mengaku berasal dari Lamongan, Jawa Timur dan sebagai keponakan salah satu terpidana  mati Bom Bali, Amrozi. Ia mengatakan, Zainudin sebagai nama lain Joko diperoleh saat dia tinggal di Filipina. Selama empat tahun Joko tinggal di Filipina, Thailand, dan Malaysia.
     
"Zainudin nama panggilan suami saya saat tinggal Filipina. Dia kembali ke Indonesia Tahun 2008," katanya. Ia mengaku, berkenalan dengan Joko selama sekitar dua minggu dan selanjutnya menikah Januari 2009. Kini mereka memiliki anak berumur empat bulan bernama Hajar Haninatus Syahadah.

Sumber :
ANT
Advertorial
»