KOMPAS.COM/HINDRA LIURapat Paripurna DPR
JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi PKS Andi Rahmat menegaskan, dirinya tak percaya bahwa akan terjadi instabilitas politik pascakeputusan kasus Bank Century di DPR RI.
Pasalnya, porsi terbesar dalam menentukan hak menyatakan pendapat DPR RI terkait Century ada di tangan Fraksi Demokrat. Dengan porsi besar ini, terjadinya instabilitas bahkan sulit untuk dibayangkan.
"Saya agak ragu karena peristiwa parlemen akan menimbulkan instabilitas kepada sistem politik kita. Pengalaman lima tahun lalu sebenarnya sudah cukup matang untuk peristiwa ini," katanya dalam diskusi Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) bertajuk "Masa Depan Koalisi Pascakasus Century" di kantor CDCC, Jumat (12/3/2010).
Andi melihat dalam kasus Century, wacana penting yang seharusnya muncul adalah perbaikan fungsi DPR RI sebagai check and balances untuk pemerintah. Namun, isu koalisi, lanjutnya, tetap mungkin untuk muncul karena pada kenyataannya ada power sharing dalam pembentukan pemerintahan.
Kalaupun ada gagasan reshuffle, Andi mengatakan, Presiden tak mungkin terlalu reaktif terhadap koalisi yang sudah ditandatangani bersama. PKS percaya Presiden memiliki pandangan pragmatis.
