Kamis, 9 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 9 Februari 2012 | 02:28 WIB
Giliran Mega Disambangi Staf Khusus SBY
| msh | Jumat, 12 Maret 2010 | 05:08 WIB
|
Share:

Kompas/Heru Sri Kumoro
Kampanye Megawati - Calon presiden Megawati Soekarnoputri menyampaikan orasi politik saat kampanye di Alun-alun Satya Nagara, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (4/7). Dalam orasinya Megawati meminta agar pendukungnya mewaspadai adanya gerakan untuk memengaruhi pilihan masyarakat saat masa tenang.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Staf Khusus Presiden Bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial Andi Arief serta Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah Velix Wanggai berencana menemui Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Ibu Megawati selalu mengedepankan supremasi hukum. Kami ingin memaparkan apa yang dilakukan sejumlah orang di Bank Century.
-- Akuat Supriyanto

Asisten Staf Khusus Presiden Akuat Supriyanto di Jakarta, Kamis (11/3), mengatakan, rencana pertemuan itu digagas untuk memberikan paparan tentang berbagai kasus dugaan kejahatan yang dilakukan sejumlah pihak terkait L/C fiktif atau bodong di Bank Century.

"Ibu Megawati adalah tokoh yang selalu mengedepankan supremasi hukum. Karena itu, kami ingin memaparkan apa yang terjadi terkait dengan dugaan kejahatan perbankan yang dilakukan sejumlah orang di Bank Century, khususnya terkait masalah L/C bodong," katanya.

Namun, menurut Supriyanto, waktu pertemuan belum diputuskan, mengingat saat ini Megawati masih sibuk menghadiri berbagai konferensi daerah menjelang Kongres PDI-P di Bali. 

"Andi Arief dan Velix Wanggai masih berkomunikasi dengan tokoh-tokoh PDI-P untuk mencari momen terbaik untuk pertemuan tersebut," katanya.

Menurut Supriyanto, rencana pertemuan staf khusus presiden dengan Megawati murni ditujukan untuk memaparkan kasus L/C bodong di Bank Century agar mantan presiden itu mendapatkan perimbangan informasi terkait kasus Bank Century.

"Sama sekali tidak dimaksudkan untuk memolitisasi isu Century," ujarnya.

Sumber :
ANT