Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 19:58 WIB
Penyelundupan Sabu
Menkeu Minta Bea Cukai Makin Waspada
Icha | Edj | Kamis, 11 Maret 2010 | 20:14 WIB
|
Share:

KOMPAS/MUHAMMAD HILMI FAIQ
Ilustrasi sabu-sabu

TANGERANG, KOMPAS.com - Menanggapi usaha penyelundupan sabu terbesar dalam empat tahun terakhir, Menteri keuangan Sri Mulyani meminta agar pihak Bea dan Cukai meningkatkan kewaspadaannya.

Hal tersebut disampaikannya usai jumpa pers di kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta, Kamis (7/3/2010). "Ini luar biasa ini. Banyak yang berasal dari Emirat, Malaysia dan modusnya bervariasi, Kewaspadaannya harus ditingkatkan," katanya.

Disamping itu, menkeu menyampaikan pujian kepada pihak bea cukai yang menolak disuap oleh dua orang tersangka yang menyelundupkan sabu seberat 44 Kg, terbesar dalam empat tahun terakhir.

Kehadiran Sri Mulyani dalam jumpa pers penggagalan penyelundupan sabu di Soekarno Hatta ini dikarenakan jumlah sabu yang sangat besar dan frekuensi penyelundupan yang tinggi di bandara Soekarno-Hatta.

"Hampir setiap minggu ada laporan, headlinenya mirip dan jumlahnya besar, jadi saya minta Pak Ditjen untuk meningkatkan penjagaan," tuturnya.

Bea dan Cukai bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional berhasilkan menggagalkan penyelundupan sabu senilai Rp 96,8 miliar yang dilakukan dua orang warga negara Malaysia pada 10 Maret.