Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 10:22 WIB
Satu Perempuan dan Tiga Anak-anak Dibebaskan
Sandro Gatra | msh | Kamis, 11 Maret 2010 | 18:08 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com- Kepolisian telah membebaskan satu orang perempuan dan tiga anak-anak yang sempat diamankan saat penyergapan gembong teroris paling dicari, Dulmatin, di warnet Multiplus di jalan Siliwangi, Pamulang, Tanggerang Selatan. Mereka tidak terlibat dalam kelompok terorisme.

 

"Itu kan kemarin diamankan. Tidak ada penahanan," kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri  Komjen Ito Sumardi, di Mabes Polri, Kamis (11/3/2010) petang ini.

 

Ito menjelaskan, pengamanan empat orang itu merupakan prosedur untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat kontak senjata. "Harus diamankan. Prosedurnya kan seperti itu," ucap dia.

 

Seperti diberitakan, terjadi kontak senjata antara Tim Densus 88 Anti Teror dan Dulmatin. Aktor peledakan bom Bali I itu menembakkan satu peluru dari senjata api jenis revolver ke arah petugas. Petugas kemudian terpaksa menewaskan Dulmatin.

Ketika dikonfirmasi wartawan mengenai identitas perempuan dan anak-anak itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Edward Aritonang menyatakan tak berkait dengan Dulmatin maupun mantri Fauzi.

Lalu siapa? Aritonang tak bersedia menjelaskan.