Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 10:20 WIB
Priyo: Biarlah Pak Marzuki Belajar Dulu
Rachmat Hidayat | ksp | Kamis, 11 Maret 2010 | 17:56 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com -  Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso dari Partai Golkar berharap kepada publik untuk bersabar dan memberikan kesempatan kepada Ketua DPR Marzuki Alie dalam menunaikan tugasnya.

Hal ini dikatan Priyo menjawab pertanyaan wartawan, Kamis (11/3) di DPR terkait munculnya desakan agar Marzuki Alie, mantan Sekjen DPP Partai Demokrat ini mengundurkan diri terkait kepemimpinan yang dinilai tidak professional dalam memimpin rapat-raoat di DPR khususnya dalam paripurna DPR RI dalam memutuskan skandal bank century di Gedung DPR/MPR RI pada, Selasa (2/3) lalu yang berakhir ricuh.

“Bagi saya, aspirasi boleh saja. Akan tetapi, jangan tergesa-gesa dengan meminta Pak Marzuki mundur atau minta diganti oleh yang lain. Meski saya sendiri, juga  mengkritik kepemimpinan beliau, namun saya tetap memberi kesempatan untuk belajar dari kasus kericuhan dalam paripurna DPR tersebut,” kata Priyo.

"Saya belum sependapat kalau yang bersangkutan mundur. Berilah kesempatan (Marzuki Alie)memperbaiki. Semua orang pasti belajar. Biarkan Pak Marzuki bekerja dengan baik dan belajar dari pengalaman yang dikeluhkan masyarakat," ujar Priyo Budi Santoso.

Sejumlah LSM antara lain Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), Indonesian Corruption Watch (ICW), Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN), Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), Solidaritas Pro Demokrasi (SPD) mendesak Ketua DPR Marzuki Alie mundur dari jabatannya.

"Bukan sekali ketua DPR RI dari fraksi Demokrat menyatakan pendapat dan bertindak yang tidak tepat dalam kapasitas yang erat kaitannya dengan jabatan yang diembannya sebagai salah satu ketua DPR RI. Justuru di sinilah masalahnya. Sebab, apapun pernyataan dan tindakan beliau, akan dibaca sebagai pandangan dan tindakan dari pimpinan DPR," kata Ray Rangkuti saat melaporkan Marzuki Alie ke Badan Kehormatan DPR. 

Sumber :
Persda Network