TANGERANG, KOMPAS.com — Yahya Ibrahim alias Dulmatin selama hampir setahun sejak 18 Mei 2009 hingga 21 Februari 2010 sudah menempati rumah kontrakan di Blok C Nomor 3 Jalan Salak 5 Buaran, Pamulang, Tangerang Selatan.
Ia mengontrak dua petak rumah. Satu petak di antaranya ditempati Muhammad Sucho alias Karman. Sementara itu, temannya yang lain, Umar dan Irhasy Adam Marco, menempati dua rumah kontrakan di Gang Madrasah, Jalan Salak 10, Pamulang.
"Ibrahim adalah orang yang ramah dan baik. Setiap kali bertemu, selalu menyapa warga," kata Ketua RT 04/RW 04 Buaran, Pamulang, Mawi Hartono, Rabu (10/3/2010) di rumahnya.
Di buku catatan laporan warga di RT 04/RW 04 tercatat bahwa Ibrahim mendaftar sebagai penduduk di tempat itu pada tanggal 13 Mei 2009 sore.
Pemilik kontrakan yang disewa Ibrahim, Karsana, mengatakan bahwa Ibrahim datang ke rumah untuk mencari kontrakan pada pagi hari. "Saya bilang, kalau mau mengontrak harus melapor kepada RT dan menyerahkan KTP. Ibrahim bersedia melakukan itu. Sore hari, ia langsung datangi Ketua RT dan baru menempati rumah kontrakan lima hari kemudian," kata Karsana.
Mawi membenarkan informasi bahwa Ibrahim yang didampingi dua temannya, Muhammad Sucho dan Umar, melaporkan diri sebagai penghuni kontrakan di rumah milik Karsana.
Menurut Karsana, Ibrahim mengaku bahwa ia dan dua temannya bekerja di sebuah dealer sepeda motor di Ciputat.
"Saat mencari kontrakan, rambut Ibrahim diplontos, tidak berkumis, dan tak berjambang serta memakai pakaian anak muda, kaus berwarna putih dan celana jins," kata Karsana.
