Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 09:00 WIB
Dua Tersangka Teroris Masih Misterius
Sandro Gatra | Edj | Selasa, 9 Maret 2010 | 20:11 WIB
|
Share:

KOMPAS/PINGKAN ELITA DUNDU
Inilah Gang Asem di Jalan Setiabudi, Pamulang, Tangerang Selatan, tempat tinggal para tersangka teroris yang digrebek, Selasa (9/3/2010).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Identitas dua jenazah diduga tersangka  teroris yang tewas ditembak anggota Densus 88 Anti Teror di Jalan Setiabudi, Pamulang, Tangerang Selatan, masih misterius. Kepolisian hanya mengungkapkan inisial dua orang itu, R dan H. Media juga belum mendapatkan foto wajah dua pria yang tewas ketika mengendarai sepeda motor itu.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang mengatakan, R dan H ditembak setelah mencoba melawan petugas dengan senjata api.

Hal itu berbeda dengan YI, tersangka teroris yang tewas di salah satu ruko di Jalan Siliwangi, Pamulang. Dia diketahui bernama Yahya Ibrahim. Media pun mendapatkan foto wajahnya setelah tewas tertembak saat membuka internet.

YI tewas sambil memegang senjata api jenis revolver berisi lima peluru di tangan kanan. Pria berjenggot dan berkumis itu terpaksa ditembak setelah melontarkan satu peluru ke arah petugas. Setelah diperiksa, tujuh peluru lain ditemukan di tubuh YI.

Di lokasi yang berdekatan dengan penggerebekan R dan H, tepatnya di Gang Asem, polisi menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam terorisme yaitu BR alias AH dan SB alias I. Di lokasi penggerebekan YI, polisi mengamankan satu perempuan dan tiga anak-anak. Petugas sedang memeriksa keterlibatan mereka.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang mengatakan, penggerebekan di Pamulang hasil pengembangan dari 21 tersangka teroris yang telah ditangkap sebelumnya. Kelompok Pamulang diduga menyuplai senjata api dan dana kepada kelompok teroris di Aceh.