JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Pusat Laboratorium Forensik atau Labfor Mabes Polri selesai melakukan identifikasi di lokasi penggerebekan teroris di Warnet Multiplus, Puri Pamulang, Tangerang, Selasa (9/3/2010) petang. Proses identifikasi dilakukan selama lebih kurang 30 menit.
Kepala Labfor, Balistik, dan Metalurgi Mabes Polri Kombes Amri Kamil mengatakan, teroris yang diduga bernama Yahya Ibrahim itu membawa senjata api. "Jenis revolver 38," katanya singkat seusai identifikasi.
Saat penggerebekan, terjadi baku tembak antara petugas dan teroris. Berapa jumlah tembakan? "Banyak. Ada perlawanan," ujarnya.
Kepala Bidang Senjata Api Maruli Simanjuntak juga memberikan keterangan singkat bahwa pihaknya menemukan selongsong peluru di lantai dua ruko lokasi penggerebekan.
Tim Labfor enggan memberikan keterangan lebih lanjut. "Lapor Kapolri dulu," kata Maruli.
