JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adanya gratifikasi yang diterimanya dalam bentuk piagam penghargaan berisi logo berlapis emas dan uang tunai Rp 20 juta.
Menurut Wakil Ketua KPK Muhammad Yasin, plakat itu diterima Mahfud dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta saat peringatan hari jadinya ke-66 pada 2009. Piagam berlogo kampus UII itu berlapis emas 66 gram.
"Kehadiran Mahfud adalah pelaporan gratifikasi yang baru diterima. Ada dua, ada penganugerahan UII Yogyakarta berupa plakat 66 tahun berdirinya UII," kata Yasin di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (9/3/2010). Sedangkan uang tunai Rp 20 juta diterimanya sebagai tokoh Pembaruan 2009 dari surat kabar Republika pada Desember 2009.
Menurut Mahfud dalam kesempatan yang sama, dirinya mendapat 12 penghargaan dari masyarakat sepanjang 2009. Namun, yang bermuatan gratifikasi hanya dua itu. Karena itu, dirinya merasa terpanggil membuat laporan tersebut semata-mata demi kewajiban hukum.
"Ini kewajiban hukum bagi saya ketika terima sesuatu berupa uang atau harta, saya lanjut lapor ke sini (KPK). Meski saya tahu itu legal," kata Mahfud yang mengenakan baju batik coklat.
Mahfud mengaku, selain dirinya, ada tujuh orang lagi yang menerima penghargaan dalam bentuk uang tunai Rp 20 juta itu. Namun, ia menegaskan, laporan gratifikasi ini bukanlah karena si pemberi berniat jahat kepadanya, tetapi hanya sebagai bentuk penghormatan.
"Saya tak menganggap mereka punya niat jelek, tapi karena mereka hargai saya. Tapi, saya kan perlu melaporkan sebelum ini saya panjang sebagai kekayaan saya," kata Mahfud.
Seusai memberi pernyataan, Mahfud langsung pamit kepada Plt Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean dengan salam dan cium pipi kanan dan pipi kiri.
Wartawan sempat menanyakan Mahfud soal adanya makelar kasus (markus) di KPK dan soal tindak lanjut hasil Rapat Paripurna yang menyebut nama Wakil Presiden Boediono, tetapi pria asal Pamekasan itu menolak menjawab. Mahfud memilih masuk dan langsung ngacir dengan mobil Toyota Crown Royal Saloon bernopol B 1689 RFS.

