Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 08:45 WIB
Densus 88 Bergerak ke Rumah Dulmatin
Andy Panroy Pakpahan | Glo | Selasa, 9 Maret 2010 | 14:02 WIB
|
Share:

Tim Investigasi Peledakan Bom Bali
Searah jarun jam, dari kiri atas Umar alias Patek (35), Muhamad Ali Imron alias Alik (30), Dulmatin alias Amar Usman alias Muktamar alias Djoko Supriyanto (32), Umar alias Wayan (35), Fatih alias Fat alias Kudama alias Abu Umar alias Abdul Azis alias Heri alias Imam Samudra (35), dan Idris alias Jhoni Hendrawan alias Gembrot (35).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Densus 88 terus bergerak memburu jaringan teroris di Pamulang. ”Sekarang sedang bergerak ke rumah Dulmatin,” ujar sumber Persda Network di Jakarta, Selasa (9/3/2010).

Sebelumnya diberitakan, seseorang yang diduga teroris yang tewas dalam baku tembak antara aparat kepolisian dan sebuah kelompok di Ruko Siliwangi, Jalan Beringin, dekat Multi Plus Puri Pamulang, Pamulang Square, Kelurahan Benda, Pamulang Barat, diduga Dulmatin. ”Yang tewas diduga Dulmatin. Tapi masih ditunggu hasil DNA-nya,” ujar sumber tersebut.

Sementara itu, Kadensus Polri Brigjen (Pol) Tito Karnavian mengungkapkan, kelompok teroris yang digerebek itu adalah biang kerok pengirim calon-calon teroris di Aceh. ”Iya, dia biang keroknya yang kirim orang ke Aceh. Itu nama besar,” katanya.

Diungkapkan sumber itu, Wadir II Eksus Bareskrim Polri Kombes Petrus Golose masih ada di lokasi penggerebekan untuk pengembangan lebih lanjut.