JAKARTA, KOMPAS.com — Baru-baru ini Indonesia dinobatkan sebagai negara terkorup dari 16 negara tujuan investasi di Asia Pasifik oleh Politic and Economic Risk Consultancy atau PERC. Menurut mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, ini bisa menjadi dorongan bagi peningkatan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.
"KPK harus kerja makin baek-lah itu," tuturnya di Hotel Four Seasons, Selasa (9/3/2010).
Menurut PERC, Indonesia menempati urutan di atas Kamboja, Vietnam, Filipina, dan Thailand. Survei ini juga menyorot pengaruh korupsi terhadap lingkungan bisnis secara keseluruhan.
Kalla pun sependapat bahwa klaim korupsi itu memiliki pengaruh terhadap iklim investasi di Indonesia. "Ada, sedikitlah berpengaruh," ujar Ketua Umum PMI Pusat itu.

