JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan, Selasa (9/3/2010) pukul 08.30 waktu setempat, tiba di ibu kota Australia, Canberra, untuk melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari.
Pesawat Garuda Kepresidenan jenis Airbus A330 mendarat mulus di Bandara Defence Establishment Fairbaim Canberra. Presiden, yang hadir bersama Ny Kristiani Yudhoyono, disambut upacara penyambutan kenegaraan dengan dentuman meriam 21 kali, pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara, dan pemeriksaan barisan yang berlangsung sekitar 15 menit.
Setelah sesaat beristirahat di Hotel Hyatt Canberra, pada pukul 11.15 waktu setempat Presiden dijadwalkan melakukan kunjungan kehormatan kepada Gubernur Jenderal Australia Quentin Bryce di Government House.
Dalam kesempatan itu, Presiden akan dianugerahi tanda kehormatan Honorary Companion of the Order of Australia dari Pemerintah Australia sebagai tanda penghargaan atas kerja samanya dengan Australia selama ini. Siang hari, seusai dijamu santap siang, Presiden akan melakukan upacara peletakan karangan bunga di Monumen Peperangan.
Sementara pada Rabu pagi, Presiden dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd di Kantor Perdana Menteri untuk melakukan pertemuan bilateral.
Seusai santap siang, Presiden akan bertolak menuju Sydney untuk melanjutkan kunjungannya sebelum berangkat menuju Papua Niugini pada Kamis siang.
Ikut dalam rombongan yang terdiri dari sekitar 100 orang itu sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, seperti Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menperdag Mari Elka Pangestu, Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta, Mentan Suswono, dan sejumlah gubernur.

