Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 08:35 WIB
PASCA-CENTURY
PKB Juga Mulai Digoyang Anggota
| Selasa, 9 Maret 2010 | 02:59 WIB
|
Share:

Yogyakarta, Kompas - Belasan orang yang menamakan diri Aliansi Pemuda dan Santri Penyelamat Partai Kebangkitan Bangsa menggelar aksi unjuk rasa di Yogyakarta, Senin (8/3). Mereka menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Muhaimin Iskandar.

”Kami kecewa terhadap kebijakan PKB yang mengekor Partai Demokrat di Pansus Bank Century DPR. Seharusnya PKB membela yang benar,” kata koordinator aksi Ahmad Yani.

Pengunjuk rasa berorasi di Tugu Yogyakarta sambil membentangkan poster dan spanduk berisi kecaman terhadap Muhaimin. Dalam aksi itu mereka juga membakar poster wajah Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Lebih jauh Ahmad mengatakan, kepengurusan PKB di bawah Muhaimin telah kehilangan jati diri sebagai partai besar yang modern dan profesional.

”Kepemimpinan tidak mampu menghadirkan kepemimpinan kolektif dan terkesan PKB hanya dimiliki elite-elite saja. Roda kepengurusan dan manajemen partai juga tidak mampu dijalankan dengan baik,” ujarnya lagi.

Akibat hal itu, Ahmad menambahkan, kebijakan yang lahir dari PKB terkesan kental bernuansa koncoisme dan bukan ditujukan untuk kemaslahatan umat dan bangsa, seperti tujuan kelahirannya dulu. ”PKB akan hancur jika dalam perjalanannya sekarang diklaim sepihak oleh keluarga dan kerabat dekat Muhaimin,” katanya.

Dihubungi secara terpisah, Ketua DPP PKB Agus Sulistyono menyatakan, sikap PKB terhadap kasus Bank Century sudah tepat, seperti yang telah berulang kali dijelaskan. ”Bail out (penalangan) kepada Bank Century merupakan salah satu upaya penyelamatan dari krisis ekonomi,” katanya.

Terkait kepemimpinan Muhaimin yang disoroti pengunjuk rasa, Agus menyatakan saat ini kepengurusan PKB justru didominasi orang-orang muda yang profesional. ”Tidak ada fakta kepengurusan (PKB) didominasi keluarga Muhaimin. Tidak betul itu,” ujarnya. Agus curiga bahwa unjuk rasa itu dimobilisasi segelintir orang yang ingin membuat buruk citra PKB. (ENG)