Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 08:12 WIB
Menkeu Pikir-pikir Gelar Jumpa Pers
Wahyu Satriani Ari Wulan | made | Jumat, 5 Maret 2010 | 17:56 WIB
|
Share:
Wahyu Satriani Ari WulanMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, saat ditemui di Kantornya, Rabu (3/3/2010).

JAKARTA, KOMPAS.com — Berbeda dengan Wakil Presiden Boediono yang langsung menggelar jumpa pers seusai shalat Jumat tadi, hingga kini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum juga memberikan pernyataan resminya terkait kasus Century.

Saya pembantu yang baik, saya pikirkan dahulu.

Menkeu, yang ditemui di kantornya, hari ini, mengaku akan pikir-pikir dulu untuk menggelar jumpa pers. ”Kalau pidato saya pikirkan dulu. Karena hari ini Wapres juga pidato, Presiden kemarin. Saya pembantu yang baik, saya pikirkan dahulu,” ujar Menkeu yang Jumat (5/3/2010) ini mengenakan rok terusan batik.

Padahal, sebelumnya beredar kabar bahwa Menkeu akan memberikan pernyataannya setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato kenegaraannya terkait kasus Century. Pascarapat paripurna yang menetukan sikap DPR atas kasus Century, kemarin, Menkeu hanya memberikan secuil komentar.

Saat itu, Menkeu menyatakan menghormati keputusan DPR. Selain itu, dia juga menegaskan bahwa keputusan bail out Century sebesar Rp 6,7 triliun dilakukan berdasarkan kebenaran.

Hari ini, saat ditegaskan oleh wartawan soal pernyataan resminya, Menkeu menjanjikan bakal menggelar jumpa pers. ”Jadi konferensi persnya, Bu?” tanya wartawan.

Pertanyaan ini langsung dijawab singkat oleh Menkeu. ”Iya,” ucapnya.

Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda Menteri Keuangan terbaik Asia itu akan menggelar jumpa pers.