Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 14:12 WIB
George Dipanggil Lagi 25 Februari
Andy Panroy Pakpahan | made | Selasa, 16 Februari 2010 | 19:03 WIB
|
Share:
DHONI SETIAWANPenulis buku Membongkar Gurita Cikeas, George Junus Aditjondro saat pra launching bukunya di Doekoen Coffee, Jakarta Selatan, Rabu (30/12/2009). Buku yang mengula berbagai aliran dana dari beberapa yayasan yang dikelola oleh kerabat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menuai berbagai kritikan. KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan akan segera memanggil kembali penulis buku Membongkar Gurita dari Cikeas, George Junus Aditjondro. "Kami akan panggil lagi untuk menghadiri pemeriksaan tanggal 25 Februari mendatang. Kami harap dia bisa memenuhi panggilan itu," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Gatot Edy, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (16/2/2010).

Kami nggak percaya begitu saja kalau dia bilang sakit.

Dikatakan Gatot, surat pemanggilan kedua itu akan segera dilayangkan dalam waktu dekat. George seharusnya menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan, Selasa ini. Namun, George berhalangan hadir karena sakit.

"Katanya dia sakit," ujar Gatot Edy. Sementara itu Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Soebandi mengungkapkan pihaknya akan mengecek kebenaran alasan mangkirnya George dari pemeriksaan hari itu. "Kami nggak percaya begitu saja kalau dia bilang sakit. Nanti akan kami cek lagi," tuturnya.

George dijadikan tersangka oleh penyidik Polres Jakarta Selatan karena terbukti menganiaya Anggota Komis I DPR, Ramadhan Pohan di tengah-tengah acara peluncuran bukunya, beberapa waktu lalu. Saat itu, George melayangkan bukunya ke bagian mata Ramadhan karena tidak terima dirinya disebut berimajinasi dalam menulis buku itu.

Sumber :
Persda Network
Advertorial
»