
JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah pandangan awal setiap fraksi selesai disampaikan, kemarin, Pansus Hak Angket Pengusutan Kasus Bank Century DPR menjadwalkan rapat konsultasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Selasa (9/2/2010).
Konsultasi ini tentu masih terkait dengan penelusuran aliran dana Bank Century yang akan menjadi fokus Pansus hingga akhir bulan ini. Rapat konsultasi dengan PPATK akan dimulai sekitar pukul 14.00 dan rapat konsultasi dengan BPK akan dilanjutkan sekitar pukul 19.00. "Beberapa hari sisa, Panitia Angket akan memfokuskan terkait aliran dana. Nama-nama yang disebut dalam laporan PPATK akan kami telusuri," tutur Ketua Pansus Idrus Marham.
Rapat konsultasi ini dilakukan untuk memperlengkapi Pansus dalam "membaca" data aliran dana yang telah diperoleh dari PPATK. Pasalnya, Pansus juga sedang bersiap menerima data kertas kerja pemeriksaan (KKP) milik BPK yang akan diperoleh melalui hak penyalinan yang didapat melalui persetujuan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Selain itu, Pansus juga membutuhkan rapat konsultasi ini sebagai bekal turun lapangan ke lima daerah mulai Kamis. Rencananya, Pansus yang dibagi dalam lima tim yang akan turun ke Jakarta, Medan, Surabaya, Makassar, dan Denpasar akan melakukan investigasi terhadap aset-aset Bank Century dan juga nasabah-nasabah yang tertera dalam data laporan PPATK.