YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Wapres Jusuf Kalla menyatakan, insan Muhammadiyah mesti menumbuhkan kemandirian usaha untuk menaikkan perekonomian. Namun, dukungan pemerintah dalam kebijakan memihak ekonomi lemah harus ada dan ini belum tampak.
"Jika negara kita kurang memikirkan usaha kecil, ya akan timpang, seperti sekarang. Pasar modal penting, tapi lebih penting Pasar Senen, Pasar Beringharjo, Pasar Kliwon, dan Pasar Tanah Abang," katanya.
Hal itu disampaikan Jusuf Kalla saat menjadi pembicara kunci seminar dan lokakarya nasional pra-muktamar 1 abad Muhammadiyah "Revitalisasi Gerakan Muhammadiyah Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Masyarakat" di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Sabtu (6/2/2010).
Namun, Kalla mengingatkan, insan Muhammadiyah lebih baik jangan berbisnis secara organisasi, lebih baik secara personal. "Sebab, jika berusaha bisnis secara organisasi, dikhawatirkan memengaruhi arah Muhammadiyah yang memihak rakyat ekonomi lemah," kata Kalla.

