SEMARANG, KOMPAS.com — Wapres Boediono memuji anak buahnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, sebagai orang yang hebat.
Hal itu disampaikan Boediono saat memberikan pengarahan di SMA Negeri 3 di Jalan Pemuda No 49, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2010) pagi. Namun, Boediono tidak merinci di sisi mana kehebatan Sri Mulyani.
"Saya bersama-sama dengan Ibu Sri Mulyani, yang dulu sekolahnya di SMA Negeri 3. Saya beri Ibu Sri Mulyani kesempatan untuk menyampaikan sesuatu. Ibu Sri Mulyani orang yang hebat," tandas Boediono di akhir sambutannya yang tanpa teks.
Sri Mulyani yang kemudian diberikan kesempatan untuk berpidato mengucapkan terima kasih sudah diajak untuk bernostalgia di bekas sekolahnya dulu pada tahun 1981.
"Saya berterima kasih ke sekolah yang telah memberikan pembelajaran dan pengalaman pada masa lalu," kata Sri Mulyani.
Menurut Sri Mulyani, lebih enak menjadi pelajar dulu daripada menteri karena harus didemo sedikit-sedikit. "Waktu jadi pelajar, memang benar itu masa yang paling indah. Bisa main basket, menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka), naik sepeda dari rumah ke sekolah, dan lain-lain," tambah Sri Mulyani.
Bahkan, Sri Mulyani merasa menjadi muda lagi dan seperti pelajar karena kebetulan pada saat yang sama menggunakan baju atasan berwarna putih dan celana panjang hitam, yang hampir sama dengan seragam putih-putih dan abu-abu yang dikenakan para pelajar.
Kepsek ucapkan selamat datang
Sementara itu, Kepala SMAN 3 Hari Waluyo menyampaikan selamat datang kepada mantan murid di sekolah yang masuk kategori sekolah terbaik di tingkat nasional itu.
Dalam acara itu, selain Sri Mulyani, Wapres juga didampingi sejumlah menteri, di antaranya Mendiknas Mohammad Nuh, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menag Suryadharma Ali, dan Menteri BUMN Mustafa Abubakar.
Istri Boediono, Ny Herawati, tidak ikut. Boediono juga disambut oleh Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo serta puluhan pelajar SMA negeri dan swasta se-Semarang.

