JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Hati Nurani Rakyat menagih komitmen Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK untuk mengusut tuntas kasus Bank Century. Anggota tim Panitia Khusus Angket Century dari Fraksi Partai Hanura Akbar Faisal mengatakan, saat pimpinan KPK menghadapi cobaan, fraksinya siap pasang badan untuk penyelamatan institusi tersebut. Dia berharap agar dukungan itu tidak disia-siakan.
"Kami kan dulu telah pasang badan, bukan berarti kami memberikan cek kosong ke KPK. Kami enggak memberikan tiket gratis. Itu kami tagih berupa pengusutan kasus Bank Century karena saya agak terganggu banyak kata di luar bilang KPK melemah," kata Akbar di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (4/2/2010).
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu pihaknya menyambangi KPK. Akbar menuturkan, kedatangannya ini untuk menemui pimpinan KPK Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Kepada Hanura, kedua pimpinan KPK ini mengeluhkan keterbatasan ruang lingkup KPK. KPK meminta agar kejaksaan dan kepolisian juga bergerak mengusut kasus bank bermasalah ini.
"Mereka (pimpinan KPK) sedikit mengeluhkan kenapa KPK saja yang bergerak. Mereka minta agar kepolisian dan kejaksaan juga mengusut kasus ini," kata Akbar.

