Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 14:01 WIB
Siap-siap, Pansus Akan Panggil Lima BUMN Nasabah Century
Caroline Damanik | primus | Rabu, 3 Februari 2010 | 17:17 WIB
|
Share:
Sriwijaya Post/Syahrul HidayatSeorang nasabah memperhatikan pengumuman sehubungan tidak ikut kliring Bank Century.

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam waktu satu bulan yang masih tersisa, Pansus Hak Angket Pengusutan Kasus Bank Century DPR RI akan memanggil lima badan usaha milik negara (BUMN) yang diketahui menyimpan dananya dengan total Rp 400 miliar di Bank Century. Kelima BUMN itu adalah PT Telkom, Jamsostek, PT Perkebunan Nusantara, Asabri, dan PT Wijaya Karya (WIKA). "Dalam waktu tersisa ada pemanggilan lima BUMN yang bersifat memperjelas aliran uang," tutur Anggota Pansus M Misbakhun seusai mengikuti sebuah diskusi di Wisma Kodel, Rabu (3/2/2010).

Menurut politisi PKS ini, pemanggilan kelima BUMN menjadi sangat penting untuk melihat kepentingan badan-badan ini ketika menyimpan dana di Bank Century. Padahal, menurut aturannya, BUMN seharusnya menyimpan uang di bank-bank besar yang sudah terjaga reputasi dan kualitasnya. "Anjurannya selama ini kan BUMN harus menaruh uang di bank besar. Kenapa ini malah di bank kecil," katanya.

Selain itu, Pansus juga akan menelusuri model pencatatan keluar dan masuk dana-dana yang disimpan BUMN tersebut di Bank Century. Sebagai tambahan, setelah pemanggilan BUMN, Pansus juga akan melakukan konfrontasi terhadap pendapat mantan Wapres Jusuf Kalla dan Menkeu Sri Mulyani. Diharapkan, kesimpulan sudah mulai bisa disusun pada minggu ketiga Februari 2010.

Advertorial
»