PALU, KOMPAS.com - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Andi Nurpati meminta KPU di daerah untuk hati-hati dalam menentukan setiap tahapan pilkada agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Semua ketentuan tekah diatur dalam petunjuk teknis.
Ia mencontohkan, salah satu hal yang penting dalam tahapan pilkada adalah penyusunan daftar pemilih sementara (DPS). Menurutnya, penyusunan DPS hingga menjadi daftar pemilih tetap (DPT) sangat rawan timbulnya masalah.
"Oleh karena itu, KPU di daerah harus bekerja maksimal saat melakukan sosialisasi tahapan pilkada kepada masyarakat," kata Andi Nurpati di hadapan Ketua dan Anggota KPU se-Sulteng.
Dalam kesempatan itu, Andi juga mengingatkan tim kampanye atau pasangan calon juga mengawasi setiap tahapan pilkada. "Itu juga mengurangi resiko terjadinya konflik. KPU juga perlu dikontrol agar tercipta pemilukada yang aman, damai, dan adil," katanya.
Sementara itu, Ketua KPU Sulteng Adam Malik mengimbau kepada sejumlah KPU di wilayahnya agar mulai bekerja menyusun tahapan awal pemilukada yang akan dilaksanakan pada 2010.
"Jangan sampai persiapan dilakukan mendadak karena itu menunjukkan kinerja yang kurang profesional," katanya.
Di Sulteng pada 2010 terdapat lima pilkada yang akan berlangsung yakni di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Poso, Tolitoli, dan Tojo Una-Una.

